SEPENUH HATI (Rony Parulian) – Review

Artist, Lyrics, Music283 views

INFOMALL.ID | Musik – Lagu “Sepenuh Hati” merupakan single kedua dari Rony Parulian, finalis Indonesian Idol musim ke-12, yang dirilis pada 29 Maret 2024. Dalam lagu ini, Rony berkolaborasi dengan maestro musik Indonesia, Andi Rianto, yang juga menjadi komposer bersama Monty Tiwa. Versi terbaru ini merupakan daur ulang dari lagu yang sebelumnya dipopulerkan oleh Ariyo Wahab pada awal 2000-an.

“Sepenuh Hati” mengisahkan perjalanan emosional seseorang yang merasa terpuruk dan kehilangan arah dalam hidupnya. Dalam kegelapan tersebut, hadir sosok istimewa yang membawa harapan dan semangat baru. Liriknya menggunakan metafora seperti “bukan matahari bila tak menyinari” dan “bukan kuntum bunga bila tak mewangi” untuk menekankan bahwa cinta sejati harus diberikan dengan sepenuh hati.

Versi terbaru ini menampilkan aransemen musik yang megah dengan sentuhan orkestra dari Budapest Scoring Orchestra, memberikan nuansa emosional yang mendalam. Kolaborasi antara vokal khas Rony dan aransemen orkestra menciptakan pengalaman mendengarkan yang menyentuh hati.

Sejak perilisannya, “Sepenuh Hati” berhasil menarik perhatian publik dan menjadi trending di berbagai platform musik digital, termasuk YouTube dan TikTok. Lagu ini sering digunakan sebagai latar musik untuk konten-konten romantis di media sosial, menunjukkan resonansi emosional yang kuat dengan pendengarnya.

Untuk menikmati lagu ini, Anda dapat menonton video musik resminya di kanal YouTube Rony Parulian./odt

 

 

SEPENUH HATI (RONY PARULIAN)

Bukan matahari (bila tak menyinari)

Bukan kuntum bunga (bila tiada mewangi)

Dan bukanlah cinta (bila tidak sepenuh hati)

Ketika renungkan arti hidup

Di malam hari ini

Kurasa malam tak berujung

Laut tak bertepi

Gunung tak terdaki, ho-oh

Desak di dadaku s’makin berat

Saat itu kau hadir

Berdiri menanti di sini

Berharap pintuku terbuka

Kauajarku

Kau t’lah bukakan mata

Agar kumengerti

Bukan matahari (matahari) bila tak menyinari

Bukan kuntum bunga (kuntum bunga) bila tak mewangi

Dan bukanlah cinta (bukan cinta) bila tidak sepenuh hati

Desak di dadaku s’makin berat

Saat itu kau hadir

Berdiri menanti di sini

Berharap pintuku terbuka, yeah

Kau t’lah bukakan mata (bukakan mataku)

Agar kumengerti

Bukan matahari (matahari) bila tak menyinari

Bukan kuntum bunga (kuntum bunga) bila tak mewangi

Dan bukanlah cinta (bukan cinta) bila tidak sepenuh hati

Oh-uh-oh-oh-oh-oh-oh-oh-oh-uh

Ho-wo-wo

Bukan matahari bila tak menyinari

Bukan kuntum bunga bila tak mewangi

Dan bukanlah cinta bila tidak sepenuh hati

Oh, bila tidak sepenuh hati

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *